Info Dan Tips Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Alam Dan Ragam Lainnya

Monday, January 19, 2015

9 Fakta Perang Lawan Korupsi China: Tangkap Lalat Sampai Macan

Indra Lesmana Saputra

Liputan6.com, Beijing - Di Tiongkok, berani korupsi bisa berarti siap kehilangan nyawa. Sudah 2 tahun, Presiden China Xi Jinping menyeret satu per satu para penjarah uang rakyat ke pengadilan. Beberapa bahkan divonis mati.

Di awal tahun 2015 ini, upaya pemberantasan korupsi tak juga surut. Seorang pejabat penting intelijen, sekretaris partai Nanjing, dan diplomat top masuk daftar orang yang diperiksa. Dan, perang belum usai...

Berikut 9 fakta perang antikorupsi di China yang Liputan6.com kutip sebagian dari BBC:

1. Apa yang mendorong Presiden Xi berperang lawan korupsi?

Pada 20 November 2012, sesaat setelah terpilih menjadi Ketua Partai Komunis China, Xi Jinping berpidato. Keselamatan partai, juga negara jadi nomor satu.

"Ada banyak fakta yang memberi tahu kita bahwa korupsi sudah merajalela. Dan akhirnya, partai juga negara bisa runtuh karenanya. Kita harus waspada," tegas dia kala itu, seperti Liputan6.com kutip dari BBC, Senin (19/1/2015).

Sejak saat itu, Xi -- yang berasal dari keluarga revolusioner dan bertanggung jawab menjaga partai tetap memegang kekuasaan -- bersemangat mengkampanyekan antikorupsi.

Salah satu janji sang presiden adalah, tak pandang bulu dalam perang antikorupsinya. Macan sampai lalat -- semua akan ditangkap! Jelas, para pejabat tinggi China pun tak bakal lolos.